Skip to content

Tower 110 M

IT Telkom, Jalan Telekomunikasi no 1 Dayeuh Kolot Bandung
Selasa 12 Januari 2010 pukul 17:00, personil Daru,DJ,Icung,Iwing
dan Karin (Perlengkapan harnest,sling dan carabiner)
(Durasi naik 40 menit, turun 20 menit)

Tower self supporting dengan tinggi sekitar 110 meter

Salah satu kawan ku berkata, jangan lah kau meninggalkan almamater tercinta ini (red:IT Telkom) tanpa pernah mencoba naik salah satu tower kebanggan yang berada dikampus kita ini.

Extreme……, itu mungkin yang ada dibenak orang jika dengan tidak sengaja melihat kami berlima melakukan hal tersebut,kedua ini merupakan sebuah Ide gila.. (jangan pernah dilakukan bagi orang yang punya phobia ketinggian). Hal ini mengingatkan aku pada 3-4 tahun yang lalu, ketika aku bekerja disalah satu provider diJakarta, yang setiap hari berhubungan dengan gedung dan tempat tinggi, top roof gedung (GKBI tower, Menara Imperium, Sinarmas, Cyber Building, BNI Tower, BEJ Buiding,BRI Tower, BCA Tower, Mandiri Tower,Depkeu, Dirjen Pajak,Total(Plasa Indonesia)Dll). Memang tower diatas gedung tersebut berkisar antara 1-5 meter tapi diatas gedung bertingkat. Banyak hal yang menggelikan dan menakutkan dialami oleh ku pada saat itu, dari terkunci di top roof di menara imperium dan Mandiri tower ^_^,menjadi terdakwa teroris diGKBI tower (kareana membawa perlengkapan maintenance), melihat ledakan langsung JW Meriot dari Gedung Mega Kuningan,mengalami kejadian angker dilift Menara Imperium (Ada suara aneh dan cerita kepala jatuh dilantai tertentu, ini ketika saya melakukan maintenance jam 2 dini hari digedung ini) dan kejadian yang selalu teringat yaitu hampir Jatuh dari ketinggian karena dengan tidak sengaja tersandung mounting antenna disalah satu gedung diatas.

ini pic 3-4 tahun yang lalu (saya masih kurus)

he..he..he jadi flash back (curhat mode:on)
Lanjut ke kejadian hari ini,Sebelum naik kami berlima bersiap-siap melakukan pemanasan ringan, setelah itu kita mengecek perlengkapan “savety” kita masing2, yang hanya terdiri dari seatharnest (walaupun beberapa orang menggunakan harnest darurat yang terbuat dari tali webing) ditambah dengan sling dan carabiner. Setelah dirasa cukup kami melakukan doa bersama agar diselamatkan dari kegiatan ini. Kami pun berajak naik, ingat pepatah ” a thousand mile journey, it begin with a single step” ini dapat diartikan secara nyata dalam kegiatan kami kali ini. Rombongan kami merayap menaiki satu demi satu anak tangga tower tersebut,posisi naik rombongan kami adalah Iwing-Daru-Karin-Icung-DJ.

Angin mulai terasa kencang ketika kita menaiki anak tangga 1/4 dari ketinggian tower,dan angin terasa menggoyangkan tower ketika memasuki anak tangga 1/2 dari ketinggian tower

Dan dengan perjuangan yang gigih, akhirnya kami pun sampai di tkp, kami pun berucap syukur “Alhamdullilah”

Diatas (red:top roof tower 110 m) kami bercengkangrama ringan, beristirahat melepas lelah, menikmati pemandangan yang tidak biasa kami temukan dan sesekali berfoto narsis dan alay mmm…….

Dan inilah para personil gila tersebut


Sekian laporan langsung kami berlima dari tkp “wassalam”
sampai jumpa di kegiatan extrem kami berikutnya.
(kegiatan extreme ternyata bisa dilakukan dimana saja)

NB: Kegiatan seperti ini hendaknya tidak dilakukan bagi orang yang berpenyakit jantung dan memiliki phobia ketinggian dan alangkah baiknya jika ada instruktur mendampingi dan berpengalaman dibidangnya.

One Comment leave one →
  1. 13 January 2010 9:35 AM

    jyahahahahaaa,,, ngakak liat iwing pas masi muda hahahaa..
    kegiatan berikutnya? buranrang wing hahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: