Skip to content

(Renungan) Lihat kebun Ayahku

8 February 2010
tags:

Di depan halaman rumah Ayahku banyak ditanami tumbuhan dan pepohonan, seingatku dulu ada pohon mangga,rambutan,jambu bol, petai,jambu batu, strawberi,jeruk,jeruk bali dan salak. Ayahku termasuk tipe penyayang Tumbuhan, waktu luangnya sering di habiskan untuk bercocok tanam bersama ibuku. Hobinya ini tidak ada yang mau meneruskannya T_T. Aku dan kedua saudaraku lebih suka memakan hasil dari jerih payah mereka berdua. Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun, Pohon-pohon tersebut lambat laun beralih fungsi menjadi bangunan, Dan hanya tersisa beberapa pohon, yang ada sekarang diantaranya adalah pohon rambutan,Manggis dan Pohon Jambu.

Pingin tahu bagai mana rasanya menuai hasil dari pohon yang kita tanam sendiri, Ayah ku sudah merasakannya, dan bahagianya jika hasil panen nya bisa dirasakan oleh orang lain…….., Ayah ku merasa bangga dengan hal ini. Tapi jika pohon-pohon itu diibaratkan dengan kami ke tiga anaknya, mungkin panen masih dibilang terlalu dini, kami pohon-pohon tersebut belum bisa membalas budi sang “Petani Abadi” yang selau siap memberikan apapun terhadap pohon-pohonnya tersebut……..”Maafkan Kami Ayah, Ibu…Kami kami belum bisa menaungi kalian jika hujan menerpa, dan kami belum bisa menghasil kan buah yang ranum untuk kalian berdua”

(Bandung 8 Februari 2010) by: -iwing-

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: